Ulasan Seputar Apa Itu Gastroenteritis dan Bagaimana Penanganannya

Mungkin Anda kurang familiar dengan penyakit yang dalam dunia medis disebut gastroenteritis, namun pasti Anda sering mendengar penyakit dengan istilah muntaber. Muntaber adalah nama yang lebih familiar di Indonesia yang disesuaikan dengan gejalanya yaitu mutah dan diare. Selain muntaber, penyakit ini juga disebut sebagai flu perut. Bagi siapa saja yang pernah mengalaminya, pasti setuju jika penyakit ini sangat mengganggu aktifitas. Selain itu jika tak segera mendapatkan penanganan yang tepat, penderita juga bisa mengalami dehidrasi hingga berujung kematian.

Apa Itu Gastroenteritis

Muntaber ini adalah salah satu penyakit yang sangat mudah menular. Disebabkan oleh virus yang disebut Rotavirus, Norovirus, Astrovirus dan Adenovirus. Muntaber bisa dengan mudah ditularkan kepada orang lain melalui kontak langsung, tetesan air liur, makanan dan minuman yang telah terkontaminasi, penggunaan kamar mandi yang sama dan sebagainya. Karena itu, penderita muntaber sebaiknya melakukan istirahat total dengan maksud agar bisa di karantina sehingga tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

Agar tak salah mendeteksi muntaber dan penyakit lainnya, berikut ini adalah gejala muntaber yang perlu Anda ketahui:

• Mengalami demam hingga di atas 40 derajat.
• Diare kadang disertai darah.
• Muntah dalam waktu yang lama.
• Lemas, bibir kering dan pucat karena kehilangan banyak cairan.

Untuk gejala pada anak-anak, sering kali menangis tanpa disertai air mata dan gelisah. Jika memiliki atau menemukan gejala tersebut terutama dehidrasi yang fatal dan adanya darah pada feses, segera bawa penderita ke dokter. Namun jika gejala muntah dan diare hanya sebentar atau tak sampai 2 hari, Anda bisa meminta penderita beristirahat dan minum banyak cairan karena muntaber sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya.

Untuk mengatasi gastroenteritis, sebenarnya Anda tidak harus pergi ke tenaga medis. Cara penyembuhannya adalah dengan mencegah penyakit semakin memburuk dengan cara mengkonsumsi air putih dalam jumlah cukup untuk mencegah dehidrasi. Selain itu konsumsi makanan dan minuman bergizi untuk memberikan nutrisi tubuh sebagai ganti yang hilang karena diare. Makan dalam jumlah sedikit namun sering untuk hasil yang maksimal. penderita muntaber juga perlu menghindari makanan dan minuman yang bisa menyebabkan gejala bertambah parah seperti kopi, yogurt, susu, keju, makanan pedas dan lainnya. Namun jika penderita mengalami dehidrasi yang parah, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit agar mendapatkan infus.

Penderita muntaber yang parah sehingga perlu ke dokter, akan diberikan beberapa jenis obat yang dapat mengurangi gejala muntaber dan diharapkan bisa mempercepat virus mati apalagi jika terkena bakteri. Obat yang sering digunakan adalah antibiotik, loperamid dan anti jamur. Untuk kasus dehidrasi yang parah, penderita juga perlu mendapatkan cairan infus sehingga harus menjalani rawat inap. Namun untuk mencegah penularan kepada orang lain disarankan agar penderita menggunakan masker dan kamar mandi sendiri.

Itulah yang perlu Anda ketahui mengenai gastroenteritis atau muntaber atau flu perut. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang sering berada di lingkungan kotor. Untuk melakukan pencegahan agar tak terkena muntaber kembali, seringlah mencuci tangan terutama sebelum makan. Bersihkan lingkungan terutama kamar mandi dan dapur agar tak ada makanan yang terkontaminasi virus penyebab muntaber. Jika ada anggota keluarga yang terjangkit muntaber, jangan ragu untuk menggunakan alat makan sendiri, menggunakan masker untuk menghindari terjangkitnya muntaber melalui air liur. Selalu jaga kekebalan tubuh dengan rajin berolahraga dan makan makanan bergizi juga bisa menjadi tameng yang handal untuk mencegah muntaber.